Buoneparte’s Weblog

May 29, 2008

KENAIKAN BBM SUDAH TEPAT SASARAN …. MARI KITA DUKUNG!!!! (SARKASTIK JOKE)

Filed under: Sosial Politik — buoneparte @ 11:40 am

KENAIKAN BBM SUDAH TEPAT SASARAN …. MARI KITA DUKUNG!!!!
Coba di cerna dulu sebelum protest…!!

Ada yang punya analisa: Harga BBM Naek, Jumlah rakyat miskin turun..?!
kayak yang dibilang LPEM bahkan sampe 14% lebih kalo. Analisanya sbb :

>- Harga bbm naek – tadinya rakyat miskin yang naek bis, sekarang jadi jalan kaki.. trus
dijalan ketabrak metromini yg ngebut karena nguber setoran (soalnye bbmnya naek) trus mati..
–> RAKYAT MISKIN BERKURANG

>- tadinya rakyat miskin makan sehari sekali.. trus jadi makan sekali
buat 3 hari ( karena daya belinya turun).. lama2 mati.. –> RAKYAT MISKIN BERKURANG

>- tadinya rakyat miskin yang pada sakit masih bisa beli obat generik..
trus gak bisa beli lagi .. ato tadinya ke puskesmas bisa naik angkot sekarang
jalan kaki jadi malah mati di jalan..–> RAKYAT MISKIN BERKURANG

>- ada rakyat miskin yang jadi stress… mikirin bbm yang naek, saking
mikirnya…. ampe lupa makan dan minum….akhirnya mati juga. –> RAKYAT
MISKIN BERKURANG

>- ada rakyat miskin yang kreatif dan berinisiatif. … buat menuhin
kebutuhan dia nyolong ayam tetangga…. ketangkep, digebukin
massa …..ampe mati juga. –> RAKYAT MISKIN BERKURANG

>- rakyat miskin di rt 004 berebut kartu blt yang masih lagi di prin, antem-anteman sampe mati

à RAKYAT MISKIN BERKURANG

>- rakyat miskin di rt 004, gak puas dengan kepemimpinan pak rt yang gak adil,

lalu pak rt diantemi sampe mati

à RAKYAT MISKIN BERKURANG

>- rakyat miskin dari rt 004, antri mencairkan dana blt di kantor pos

Nunggu berdesak-desakan berjam-jam, berhari-hari, berminggu-mingu ahirnya mati di kantor pos

à RAKYAT MISKIN BERKURANG

kenapa bisa dapet angka 14 %.. karena dari 100 orang miskin itu.. yang
mengalami kejadian diatas ada 14+5 orang maka dapet angka
8+4+2+5 dibagi 100 kali 100% = 14 % + 5%

Demikian analisa ini dibuat secara sederhana, mudah dicerna, anti njlimet..


Jadi kesimpulannya :
Langkah pemerintah naekin bbm sudah cukup tepat…. hanya saja naeknya
kurang tinggi. Coba kalo dinaekin tinggi2…. pasti makin cepat lagi
pengurangan rakyat miskin di negeri ini.

Semoga pemerintah kita membaca analisa ini…. dan segera saja naekin lagi
bbm setinggi-tingginya biar tambah banyak org jadi maling ayam, kalo
digebukinnya gk sampe mati

kan lumayan tuh bisa makan gratis di penjara
ketimbang di rumah mau beli makanan yg semakin naik harganya karena
makanan diangkut pake transportasi, lha wong bbm naek kok tarif makanan gk boleh naek .

Demikian tambahan dari saya, sekian dan terimagaji.

Fraksi Ekonomi Lemah

May 19, 2008

Pemerintah Otak Udang !!!!! Subsidi BBM Bukan Pengeluaran Uang. Uangnya Dilarikan Kemana?

Filed under: Sosial Politik — buoneparte @ 10:08 am

Tulisan ini dibuat oleh Kwik Kian Gie. Gw bukan pendukung partai Om Kwik, tapi gw akui, Om Kwik memang ekonom hebat. Tulisan ini bukti bahwa Pemerintah kita memang sudah gagal, sudah menjadi boneka Kapitalis. Dan kalau sampai harga BBM benar-benar dinaikkan, Almarhum Uni Sovyet cepat atau lambat akan punya teman baru, Almarhum Indonesia….

Subsidi BBM Bukan Pengeluaran Uang. Uangnya Dilarikan Kemana?

Jumat, 11 April 08

Dengan melonjaknya harga minyak mentah di pasaran dunia sampai di atas US$ 100 per barrel, DPR dan Pemerintah menyepakati mengubah pos subsidi BBM dengan jumlah Rp. 153 trilyun. Artinya Pemerintah sudah mendapat persetujuan DPR mengeluarkan uang tunai sebesar Rp. 153 trilyun tersebut untuk dipakai sebagai subsidi dari kerugian Pertamina qq. Pemerintah. Jadi akan ada uang yang dikeluarkan? Saya sudah sangat bosan mengemukakan pendapat saya bahwa kata “subsidi BBM” itu tidak sama dengan adanya uang tunai yang dikeluarkan. Maka kalau DPR memperbolehkan Pemerintah mengeluarkan uang sampai jumlah yang begitu besarnya, uangnya dilarikan ke mana? Dengan asumsi-asumsi untuk mendapat pengertian yang jelas, atas dasar asumsi-asumsi, pengertian subsidi adalah sebagai berikut. Harga minyak mentah US$ 100 per barrel. Karena 1 barrel = 159 liter, maka harga minyak mentah per liter US $ 100 : 159 = US$ 0,63. Kalau kita ambil US$ 1 = Rp. 10.000, harga minyak mentah menjadi Rp. 6.300 per liter. Untuk memproses minyak mentah sampai menjadi bensin premium kita anggap dibutuhkan biaya sebesar US$ 10 per barrel atau Rp. 630 per liter. Kalau ini ditambahkan, harga pokok bensin premium per liternya sama dengan Rp. 6.300 + Rp. 630 = Rp. 6.930. Dijualnya dengan harga Rp. 4.500. Maka rugi Rp. 2.430 per liternya. Jadi perlu subsidi. Alur pikir ini benar. Yang tidak benar ialah bahwa minyak mentah yang ada di bawah perut bumi Indonesia yang miliknya bangsa Indonesia dianggap harus dibeli dengan harga di pasaran dunia yang US$ 100 per barrel. Padahal tidak. Buat minyak mentah yang ada di dalam perut bumi Indonesia , Pemerintah dan Pertamina kan tidak perlu membelinya? Memang ada yang menjadi milik perusahaan minyak asing dalam rangka kontrak bagi hasil. Tetapi buat yang menjadi hak bangsa Indonesia , minyak mentah itu tidak perlu dibayar. Tidak perlu ada uang tunai yang harus dikeluarkan. Sebaliknya, Pemerintah kelebihan uang tunai. Memang konsumsi lebih besar dari produksi sehingga kekurangannya harus diimpor dengan harga di pasar internasional yang mahal, yang dalam tulisan ini dianggap saja US$ 100 per barrel. Data yang selengkapnya dan sebenarnya sangat sulit atau bahkan tidak mungkin diperoleh. Maka sekedar untuk mempertanyakan apakah memang ada uang yang harus dikeluarkan untuk subsidi atau tidak, saya membuat perhitungan seperti Tabel terlampir. Nah kalau perhitungan ini benar, ke mana kelebihan yang Rp. 35 trilyun ini, dan ke mana uang yang masih akan dikeluarkan untuk apa yang dinamakan subsidi sebesar Rp.153 trilyun itu?

 

Seperti terlihat dalam Tabel perhitungan, uangnya yang keluar tidak ada. Sebaliknya, yang ada kelebihan uang sebesar Rp. 35,31 trilyun. PERHITUNGAN ARUS KELUAR MASUKNYA UANG TUNAI TENTANG BBM (Harga minyak mentah 100 doll. AS) DATA DAN ASUMSI Produksi : 1 juta barrel per hari 70 % dari produksi menjadi BBM hak bangsa Indonesia

Konsumsi 60 juta kiloliter per tahun Biaya lifting, pengilangan dan pengangkutan US $ 10 per barrel, 1 US $ = Rp. 10.000 Harga Minyak Mentah di pasar internasional Rp. US $ 100 per barrel, 1 barrel = 159 liter Dasar perhitungan : Bensin Premium dengan harga jual Rp. 4.500 per liter PERHITUNGAN – Produksi dalam liter per tahun : 70 % x (1,000.000 x 159 ) x 365 = 40,624,500,000

- Konsumsi dalam liter per tahun 60,000,000,000

- Kekurangan yang harus diimpor dalam liter per tahun 19,375,500,000

- Rupiah yang harus dikeluarkan untuk impor ini : (19,375,500, 000 : 159) x 100 x 10.000 = 121,900,000, 000,000

Walaupun harus impor dengan harga US$ 100 per barrel Pemerintah masih kelebihan uang tunai sebesar 35,316,815,000, 000 Perhitungan kelebihan penerimaan uang untuk setiap liter bensin premium yang dijual :

- Harga Bensin Premium per liter (dalam rupiah) 4,500

- Biaya lifting, pengilangan dan transportasi US $ 10 per barrel atau per liter : (10 x 10.000) : 159 = Rp. 630 (dibulatkan) 630

- Kelebihan uang per liter Rp 3,870 – Kelebihan uang dalam rupiah dari produksi dalam negeri : 40,624,500,000 x Rp. 3.870 = 157,216,815, 000,000

Oleh Kwik Kian Gie

 

—HASTA LA VICTORIA SIEMPRE—

Next Page »

Blog at WordPress.com.